IMPLEMENTASI PENAFSIRAN QS. ALI IMRON AYAT 110 DALAM TAFSIR JALALAIN TERHADAP PEMBENTUKAN GENERASI KHOIRU UMMAH DI PONDOK PESANTREN AN-NUR AL-ISLAMI KAUMAN JEKULO KUDUS

Thohir, Moh Abdullah (2017) IMPLEMENTASI PENAFSIRAN QS. ALI IMRON AYAT 110 DALAM TAFSIR JALALAIN TERHADAP PEMBENTUKAN GENERASI KHOIRU UMMAH DI PONDOK PESANTREN AN-NUR AL-ISLAMI KAUMAN JEKULO KUDUS. Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
FILE 1 COVER.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 2 ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 3 DAFTAR ISI.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 4 BAB I.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 5 BAB II.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 6 BAB III.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 7 BAB IV.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 8 BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
FILE 9 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang penafsiran QS. Ali Imran ayat 110 tentang khoiru ummah dalam tafsir jalalain di pondok pesantren an nur al islami kauman jekulo kudus. Untuk memecahkan masalah tersebut digunakan metode penelitian berpendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dianalisis dengan reduksi data dan display data. Hasil penelitian ditemukan Khoiru ummah adalah sebaik-baik umat Nabi Muhammad SAW yang hidup bersama nabi dahulu maupun pada zaman sekarang. Adapun kriteria yang dimaksud dalam al-Qur’an atau dalam Tafsir Jalalain surat Ali Imran ayat 110 diatas adalah umat terbaik yang di lahirkan untuk manusia menyuruh kepada yang ma’ruf, melarang kepada yang munkar, dan beriman kepada Allah. Penerapan konsep khoiru ummah di pondok pesantren an Nur al Islami kauman jekulo kudus menurut al-Qur’an dalam Tafsir jalalain QS. Ali Imran ayat 110 bahwasanya umat terbaik adalah umat nabi Muhammad yang beramar ma’ruf dan nahi munkar serta beriman kepada allah SWT. Kemudian upaya yang dilakukan untuk menciptakan generasi khoiru ummah di pondok pesantren yaitu (ma’ruf) ngaji oleh kyai atau pengasuh pondok pesantren, (munkar) ta’zir atau hukuman bagi santri yang tidak mentaati peraturan pondok pesantren, (beriman kepada Allah) pengertian iman disini adalah membenarkan dengan hati, bahwa Allah ada dengan segala sifat keagungan dengan segala kesempurnaanya, kemudian diakui dengan lisan dan perbuatanya beramar ma’ruf dan nahi munkar untuk membentuk generasi khoiru ummah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Tafsir Jalalain; Khoiru Ummah; Pondok Pesantren
Subjects: Agama
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an
Al-Qur`an dan Ilmu yang berkaitan > Tafsir Al-Qur`an > Ilmu Tafsir
Divisions: Jurusan Ushuluddin > Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 13 May 2017 04:23
Last Modified: 13 May 2017 04:23
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1021

Actions (login required)

View Item View Item