ANALISIS EFISIENSI INVENTORY CONTROL BAHAN BAKU PADA PENGUSAHAAN SUTERA ALAM (PSA) REGALOH PATI

Muyassaroh, Lathifatul (2017) ANALISIS EFISIENSI INVENTORY CONTROL BAHAN BAKU PADA PENGUSAHAAN SUTERA ALAM (PSA) REGALOH PATI. Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (864kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (872kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (902kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (1MB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (888kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (872kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (862kB)

Abstract

Persediaan merupakan kekayaan perusahaan yang memiliki peranan penting dalam operasi bisnis, sehingga perusahaan perlu melakukan manajemen proaktif, artinya perusahaan harus mampu mengantisipasi keadaan maupun tantangan yang ada untuk mencapai sasaran akhir, yaitu untuk meminimalisasai total biaya yang harus dikeluarkan untuk penanganan persediaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis jumlah persediaan (inventory control) bahan baku pada Pengusahaan Sutera Alam (PSA) Regaloh, untuk menganalisis jumlah inventory control dengan menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity), ROP (Re Order Point) dan persediaan pengaman (Safety Stock) dan untuk menganalisis efisiensi inventory control bahan baku pada Pengusahaan Sutera Alam (PSA) Regaloh periode 2013-2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Lokasi penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive, lokasi penelitian ini adalah Pengusahaan Sutera Alam (PSA) Regaloh Tlogowungu Kota Pati Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persediaan bahan baku kokon yang di lakuka Pengusahaan Sutera Alam (PSA) Regaloh masih berfluktuatif hal tersebut bisa dilihat dari persediaan yang selalu berbeda setiap tahunnya, yiatu 23.989,70 kg pada tahun 2013, dan 6.740,90 kg pada tahun 2015. Pengendalian persediaan yang di lakukan perusahaan selama ini yaitu dengan menggunakan sistem FIFO (First In First Out) yang berarti bahwa bahan baku yang pertama masuk dalam gudang juga akan pertama keluar untuk di produksi. Menurut metode alternatif EOQ (Economic Order Quantity), ROP (Re Order Point), dan Safety stock selama periode 2013-2015 lebih optimal daripada kebijakan perusahaan. Kuantitas pembelian optimal pada tahun 2013 adalah 1.040 boks, 1.623 boks pada tahun 2014, dan 1.183 boks pada tahun 2015. Safety stock yang optimal pada tahun 2013 1.666 kg kokon, 1.158 kg kokon pada tahun 2014, dan 369 kg kokon pada tahun 2015. Untuk ROP optimal pada tahun 2013 adalah 1.747 kg, 1.212 kg tahun 2014, dan 390 kg pada tahun 2015. Selisih total biaya persediaan selama periode 2013-2015 adalah Rp 14.326.972,16,- dari hasil penelitian yang telah di lakukan di peroleh bahwa pengendalian persediaan bahan baku pada Pengusahaan Sutera Alam (PSA) Regaloh selama periode 2013-2015 belum efisien, karena selisih total biaya persediaan bahan baku intake telur kokon antara kebijakan perusahaan dengan menggunakan metode EOQ adalah Rp 10.347.037,74 pada tahun 2013, Rp 2.431.517,47 pada tahun 2014, dan Rp 1.548.417,4 pada tahun 2015. Keywords : Inventory Control, Economic Order Quantity (EOQ), Re Order Point(ROP), Safety Stock

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sosial > Ilmu Ekonomi > Produksi dan Industri
Divisions: Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam > Prodi Manajemen Bisnis Syariah
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 05 Jun 2017 04:13
Last Modified: 05 Jun 2017 04:13
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1189

Actions (login required)

View Item View Item