PENERAPAN MANAJEMEN KELAS SPATIAL LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI KASUS DI SD 03 JEKULO KUDUS)

Ahla, Nurul (2015) PENERAPAN MANAJEMEN KELAS SPATIAL LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (STUDI KASUS DI SD 03 JEKULO KUDUS). Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
NURUL AHLA NIM 111699_opt.pdf

Download (2MB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang penerapan manajemen kelas spatial learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: (1) Bagaimana penerapan manajemen kelas spatial learning di SD 03 Jekulo Kudus? (2) Bagaimana sistem evaluasi manajemen kelas spatial learning di SD 03 Jekulo Kudus? (3) Faktor apa saja yang mendukung dan menghambat dalam menerapkan manajemen kelas spatial learning di SD 03 Jekulo Kudus? Permasalahan tersebut dibahas melaluistudi lapangan (field research) yang dilaksanakan di SD 03 Jekulo. Sekolah tersebut dijadikan sebagai sumber data untuk mendapat potret penerapan manajemen kelas spatial learning pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD 03 Jekulo. Data tersebut diperoleh dengan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Semua data dianalisis dengan dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus, meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada semua, pihak (guru, siswa), untuk dapat mengembangkan proses pembelajaran supaya lebih efektif dan mencptakaan suasana yang kondusif dan nyaman saat pembelajaran. Kajian ini menunjukkan bahwa:(1) Penerapan manajemen kelas spatial learning dilakukan dengan menata ruang kelas sebelum proses pembelajaran dimulai dengan melibatkan siswa didalamnya agar tercipta suasana kelas yang nyaman dan kondusif. (2) Sistem evaluasi yang diterapkan pada manajemen kelas spatial learning tidak jauh berbeda dengan sistem evaluasi yang dilakukan lembaga pendidikan yang lain, diantaranya melaksanakan UTS, UAS, dan UKK. Selain itu juga dilakukan pre test dan post test, serta tes sumatif yang masing- masing dilakukan dengan cara lisan maupun tertulis. (3) Faktor pendukung diantaranya dari kemampuan guru, adanya sumber atau bahan, sarana prasarana dan fasilitas, kondisi siswa yang aktif, kreatif, inovatif, serta waktu yang mencukupi. Sedangkan faktor penghambat kebalikan dari faktor pendukung yaitu ketidakmampuan guru, ketidak adanya sumber atau bahan, ketidak adanya sarana prasarana dan fasilitas, kondisi siswa yang tidak aktif, kreatif, inovatif, serta kurangnya waktu dalam proses penerapan manajemen kelas spatial learning pada meta pelajaran Pendidikan Agama Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Kelas; Spatial Learning; Pendidikan Agama Islam
Subjects: Sosial > Pendidikan
Sosial > Pendidikan > Metode Belajar Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 11 Jun 2017 06:50
Last Modified: 11 Jun 2017 06:50
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1395

Actions (login required)

View Item View Item