ANALISIS DAMPAK SERTIFIKASI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL GURU (STUDI KASUS HUBUNGAN SOSIOLOGIS GURU AGAMA DI MTS SE- KECAMATAN WEDARIJAKSA KABUPATEN PATI TAHUN 2013/2014)

Anwar, Anwar (2014) ANALISIS DAMPAK SERTIFIKASI TERHADAP INTERAKSI SOSIAL GURU (STUDI KASUS HUBUNGAN SOSIOLOGIS GURU AGAMA DI MTS SE- KECAMATAN WEDARIJAKSA KABUPATEN PATI TAHUN 2013/2014). Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
SKRIPSI ANWAR110371_opt.pdf

Download (2MB)

Abstract

Sertifikasi guru merupakan salah satu upaya dan terobosan dunia pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar mampu bersaing dengan negara-negara lain. Untuk mewujudkan hal tersebut semua guru harus memiliki sertifikat sebagai lisensi atau ijin mengajar. Dengan demikian, upaya profesionalisme guru akan segera menjadi kenyataan karena tidak semua orang bisa menjadi guru. Kompetensi yang diharapkan semakin meningkat tidak hanya dalam hal mengajar (pedagogik), akan tetapi juga kompetensi profesional, kepribadian dan sosial. Di sisi lain tentu saja program sertifikasi tersebut sedikit banyak membawa pengaruh terhadap interaksi sosial yang terjalin baik dengan peserta didik, teman sejawat maupun masyarakat. Guru agama yang ada di lingkup Madrasah Tsanawiyah (MTs) se- kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati yang merupakan bagian dari guru bersertifikasi, peneliti ingin mengadakan sebuah penelitian berkenaan dengan interaksi sosial yang terjalin. Peneliti memilih guru agama karena peneliti menganggap peran dan tanggung jawab mereka sangat besar dalam membangun dan membina akhlak dan karakter peserta didik. Selain itu, peneliti memilih mapelagama karena sesuai dengan khazanah ilmu yang sedang peneliti tekuni. Lingkungan madrasah menjadi lokasi penelitian yang dipilih, karena peneliti sendiri dididik dan dibesarkan di lingkungan madrasah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa motivasi mengajar guru semakin meningkat. Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG)memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi guru untuk menerapkan gaya pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Interaksi sosial yang terjalin dengan teman sejawat tetap terjaga dengan baik, kesenjangan sosial yang timbul merupakan suatu kewajaran. Hal ini kemudian dijadikan motivasi bagi guru yang bersertifikasi untuk memberikan teladan yang baik kepada guru lain. Masyarakat tidak terlalu menyoroti program sertifikasi bagi guru. Anggapan mereka adalah guru madrasah mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar dalam membangun dan membina akhlak peserta didik

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Dampak Sertifikasi Guru; Interaksi Sosial
Subjects: Sosial > Interaksi Sosial
Sosial > Pendidikan > Guru
Sosial > Pendidikan > Disiplin Sekolah
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 09 Jul 2017 03:09
Last Modified: 09 Jul 2017 03:09
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1472

Actions (login required)

View Item View Item