STRATEGI GURU PAI DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN PAI PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 KARANGANYAR DEMAK

Sulistyowati, Heny (2014) STRATEGI GURU PAI DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL DALAM PEMBELAJARAN PAI PADA KURIKULUM 2013 DI SMA N 1 KARANGANYAR DEMAK. Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
SKRIPSI HENY SULISTYOWATI_opt.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Guru PAI dalam pengembangan kompetensi sikap dalam pembelajaran PAI pada kurikulum 2013 di SMA N 1 Karanganyar Demak. Penelitian skripsi ini penulis menggunakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) yaitu melaksanakan penelitian lapangan untuk memperoleh data atau informasi secara langsung dengan mendatangi informan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan penelitian kualitatif, suatu jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui perhitungan statistik dan angka. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan metode induktif, yaitu suatu pengambilan keputusan dimulai dari pernyataan atau fakta- fakta khusus menuju pada kesimpulan yang bersifat umum. Penelitian ini menitik beratkan pada bagaimana penerapan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, bagaimana penilaian kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial di SMA N 1 Karanganyar Demak. Serta faktor yang mendukung dan menghambat penerapan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial di SMA N 1 Karanganyar Demak. Berdasarkan pembahasan dan pemaparan analisis dihasilkan bahwa penerapan kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial di SMA N 1 Karanganyar demak sudah tertanam dengan baik. Karena dalam pengembangan dan pengaplikasian kompetensi tersebut semua guru baik guru PAI maupun guru bidang studi lainnya turut serta dalam melancarkan program yang hendak dicapai. Misalnya setiap hari guru dan seluruh staff karyawan berangkat lebih pagi dibanding dengan peserta didik, kemudian guru dan staff karyawan berjejer di depan pintu gerbang untuk bersalaman dengan peserta didik dan mebudayakan 3S (Salam, Senyum, Sapa). Hal ini dijadikan sikap keteladanan kepada peserta didik bahwa guru juga harus menerapkan aspek kedisiplinan. Selain itu peserta didik diputarkan lagu-lagu kebangsaan dengan tujuan mereka memiliki sikap kepatriotan dan berjiwa kebangsaan. Sebelum jam pelajaran pertama dimulai terlebih dahulu mereka membaca asmaul husna dan berdoa bersama-sama. Hal ini bertujuan untuk membentuk sikap spiritual yakni beriman dan bertaqwa. Selain itu pembiasaan sholat dhuhur berjamah, sholat dhuha serta peringatan hari-hari besar Islam juga di tekankan guru PAI dalam kegiatan penunjang proses penanaman kedua kompetensi tersebut. Adapun untuk kompetensi soial guru menghadapkan langsung kepada siswa dengan hal-hal disekitar mereka, sebagai contoh penggalangan donor darah, membantu korban bencana, dan ikut gotong royong di lingkungan sekolah dan masyarakat. Adapun penilaian yang digunakan menggunakan metode observasi, dan unjuk kerja.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Strategi; Kompetensi Sikap; Kurikulum 2013
Subjects: Sosial > Pendidikan
Sosial > Pendidikan > Guru
Sosial > Pendidikan > Metode Belajar Mengajar, Kegiatan Belajar Mengajar
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 09 Jul 2017 04:03
Last Modified: 09 Jul 2017 04:03
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1480

Actions (login required)

View Item View Item