ANALISIS HADIS MISOGINIS RIWAYAT ABU HURAIRAH (STUDI KOMPARASI METODE DOUBLE INVESTIGATION DAN JARḥ WA AT TA´DĪL)

Muhimmah, Hibbatul (2015) ANALISIS HADIS MISOGINIS RIWAYAT ABU HURAIRAH (STUDI KOMPARASI METODE DOUBLE INVESTIGATION DAN JARḥ WA AT TA´DĪL). Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
HIBBATUL M_opt.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tulisan ini merupakan penelitian terhada perowi hadis misoginis “wanita sebagai salah satu penyebab terputusnya shalat”, meneliti dan mengkritisi Abu Hurairah sebagai perowi hadis Nabi Saw. Melakukan kritikan terhadap Abu dengan menggunakan dua metode yakni metode modern- metode hermenutika Double Investigation yang mengadopsi dari metodenya Fatima Mernissi dan metode klasik yakni Ilmu Jarḥ Wa at Ta´dīl. Hermenutika dari Fatima Mernissi hermeneutika ini dengan melakukan investigasi ganda terhadap perowi hadis misoginis (Transmitter), melakukan investigasi dari segi sosio-historis dan psikologis seorang perowi hadis. Metode hermeneutika ini banyak diadaptasi oleh pemikir-pmikir Muslim kontemporer diberbagai belahan dunia dalam menafsirkan ayat al-Qur’an ataupun teks hadis Nabi Saw dengan tujuan untuk membangun pemahaman Islam kembali yang sesuai dengan perubahan zaman. Memahami hadis Nabi Saw dengan berbagai pendekatandan toeori yang modern, bukan berarti melupakan metode klasik yakni melakukan kritikan terhadap perowi hadis misoginis dengan metode ´Ilmu Jarḥ Wa at Ta´dīl. Metode klasik ini, peneliti akan menemukan biografi singkat dan komentar para ulama terhadap perowi. Komparasi metode dalam mengkritisi sahabat Nabi yaitu Abu Hurairah selaku perowi hadis misoginis ini, mendapatkan dua kesimpulan yang berbeda tentang sosok Abu Hurairah. Mengingat dua metode ini juga mempunyai pendekatan yang berbeda maka kesimpulan yang dihasilkan pun akan berbeda. Metode Double Investigation mengkritik Abu Hurairah dari segi kecemburuannya terhadap wanita, kecerobohannya dalam meriwayatkan hadis Nabi dan asal muasal-nya dari negeri yang dahulunya dikuasai oleh kaum wanita (Ratu). Sedangkan metode Ilmu Jarḥ Wa at Ta´dīl memberikan komentar tentang Abu Hurarah adalah salah seorang sahabta Nabi yang terlindungi kecerdasannya dan mempunyai derajat ḥafiẓ di kalangan para sahabat.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Misoginis; analisis perowi (Transmitter); Double Investigation; ´Ilmu Jarḥ Wa at Ta´dīl
Subjects: Hadits dan Ilmu yang berkaitan
Hadits dan Ilmu yang berkaitan > Kumpulan Hadits menurut perawi, matan, terjemah, syarah
Divisions: Jurusan Ushuluddin > Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 16 Jul 2017 04:18
Last Modified: 16 Jul 2017 04:18
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1553

Actions (login required)

View Item View Item