UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI DEKADENSI MORAL SISWA (STUDI KASUS DI MTS NU RADEN UMAR SAID COLO DAWE KUDUS TAHUN AJARAN 2013/2014)

Zu'ava, Siti (2014) UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENGATASI DEKADENSI MORAL SISWA (STUDI KASUS DI MTS NU RADEN UMAR SAID COLO DAWE KUDUS TAHUN AJARAN 2013/2014). Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
SKRIPSI SITI ZU'AVA 109222 BARU_opt.pdf

Download (1MB)

Abstract

Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya pengaruh negatif globalisasi yang sulit dihindari oleh bangsa Indonesia, terlebih para remaja yang belum matang menjadi lebih rapuh dan mudah terkontaminasi oleh budaya- budaya yang tidak sesuai dengan kepribadian Indonesia. Usia remaja yang merupakan usia paling rentan melakukan penyimpangan moral, karena adanya faktor-faktor baru yang mulai mempengaruhi perkembangan kepribadiannya, akibatnya anak harus seringkali melanggar moral yang menyimpang. Dapat dimaknakan sebagai salahnya pergaulan di dalam masyarakat sehingga sering terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh siswa. Mempunyai peran sebagai seorang educator, kepala sekolah harus memiliki strategi yang tepat untuk meningkatkan profesionalisme tenaga pendidikan di sekolahnya, serta harus memiliki kemampuan untuk membimbing guru, tenaga kependidikan non guru dan membimbing peserta didik. Kepala sekolah harus menanamkan, memajukan dan meningkatkan beberapa nilai, diantaranya adalah pembinaan moral bagi semua warga sekolah, terutama pada siswanya yang sering melakukan pelanggaran-pelanggaran moral. Skripsi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan-permasalahan tentang terjadinya dekadensi moral yang terjadi pada siswa di MTs NU Raden Umar Said Colo Dawe Kudus, serta upaya-upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini permasalahan diteliti dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Adapun datanya diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah kita dapat mengetahui faktor yang menyebabkan dekadensi moral yaitu karena pengaruh teman pergaulan, kurangnya pengawasan orang tua serta kebebasan penggunaan media massa. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah dalam mengatasi dekadensi moral siswa yaitu dengan mengintensifkan operasi tata tertib, pemberdayaan guru BK, WASKAT (pengawasan melekat), melakukan koordinasi dengan wali murid, mengadakan pembinaan secara intensif dan cepat tanggap terhadap gejala awal terjadinya pelanggaran siswa, memberikan perhatian khusus pada siswa, meminimalisir apabila ada gejala-gejala terjadinya masalah tersebut agar tidak semakin membesar. Kendala yang dihadapi kepala sekolah untuk mengatasi dekadensi moral siswa MTs NU Raden Umar Said Colo Dawe Kudus yaitu rendahnya SDM atau kualitas siswa dan orang tua, kurangnya tenaga-tenaga guru yang mau mencurahkan waktu, tenaga dan pikiran untuk menangani kasus-kasus pelanggaran yang dilakukan siswa, hiterogenitas latar belakang wali murid yang berbeda-beda, dukungan orang tua yang kurang, sedikitnya guru yang mau beresiko dan konsen terhadap penanganan siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengingatkan guru tentang pentingnya pendidikan moral bagi siswa untuk mewujudkan pribadi yang berakhlak mulia. Dapat dijadikan sebagai wawasan dan wacana tentang pembinaan moral.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sosial > Pendidikan
Sosial > Pendidikan > Guru
Sosial > Pendidikan > Disiplin Sekolah
Sosial > Pendidikan > Siswa, Peserta Didik
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 22 Jul 2017 01:50
Last Modified: 22 Jul 2017 01:50
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1601

Actions (login required)

View Item View Item