ANALISIS EFEKTIVITAS TINGKAT RETRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN PELELANGAN IKAN DI TPI JUWANA UNIT II KABUPATEN PATI

Farizqi, Wachid (2017) ANALISIS EFEKTIVITAS TINGKAT RETRIBUSI TERHADAP PENDAPATAN PELELANGAN IKAN DI TPI JUWANA UNIT II KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
1. Cover.compressed.pdf

Download (144kB)
[img] Text
2. Abstrak.compressed.pdf

Download (47kB)
[img] Text
3. Daftar Isi.compressed.pdf

Download (52kB)
[img] Text
4. Bab I.compressed.pdf

Download (97kB)
[img] Text
5.Bab II.compressed.pdf

Download (197kB)
[img] Text
6. Bab III.compressed.pdf

Download (75kB)
[img] Text
7. Bab IV.compressed.pdf

Download (260kB)
[img] Text
8. bab V.compressed.pdf

Download (52kB)
[img] Text
9. Daftar Pustaka.pdf

Download (90kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: analisis efektivitas tingkat retribusi dan pendapatan pelelangan ikan di TPI Juwana Unit II. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian field research (penelitian lapangan) yang disajikan secara diskriptif kualitatif, yaitu yaitu menguraikan sifat atau karaktristik dari suatu fenomena tertentu. Adapun teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, efektivitas tingkat retribusi di TPI Juwana Unit II menurut peneliti berjalan lancar, hal ini dibuktikan dengan adanya regulasi yang mengatur dalam pembayaran retribusi. Kedua, efektivitas pendapatan pelelangan ikan di TPI Juwana Unit II juga berjalan dengan baik. Pelelangan ikan juga memiliki peran tidak langsung dalam proses pendataan hasil tangkapan yang didaratkan di pelabuhan perikanan. Ketiga, kendala dalam efektivitas tingkat retribusi dan efektivitas pendapatan pelelangan ikan di TPI Juwana Unit II Pati, meliputi: 1) nelayan dan pedagang yang masih enggan melakukan pembayaran retribusi. Belum optimalnya pembayaran retribusi menyebabkan pihak TPI belum bisa memenuhi target Pendapatan Asli Daerah (PAD), 2) masih maraknya kasus pencurian ikan di TPI Juwana Unit II Pati. Keamanan ikan hasil tangkapan di TPI tidak dijamin oleh pihak pengelola TPI, 3) pegawai TPI belum menjalankan tupoksinya dengan efektif. Bagi nelayan, TPI tidak ubahnya hanya sebagai penimbang dan penarik retribusi, dan 4) manajeman pelelangan ikan yang belum efektif. Fungsi stabilator di TPI yang tidak berjalan, serta sistem lelang yang belum efektif memerlukan sebuah perbaikan manajeman penyelenggaraan pelelangan ikan yang baik agar pelelangan ikan dapat berjalan secara aman, tertib dan lancar. Sedangkan solusi dalam kendala dalam efektivitas tingkat retribusi dan efektivitas pendapatan pelelangan ikan di TPI Juwana Unit II Pati, meliputi: 1) agar nelayan dan pedagang melakukan pembayaran retribusi secara maksimal, maka pihak TPI harus memberikan pengarahan kepada nelayan atau pedangan betapa pentingnya pembayaran retribusi secara continue, 2) pihak TPI harus memberikan keamanan 24 jam agar pencurian ikan bisa teratasi. Keamanan ikan hasil tangkapan di TPI harus dijamin oleh pihak pengelola TPI. Ketika ikan didaratkan, tidak boleh diambil oleh asal-asalan orang dan ikan hasil tangkapan nelayan dan secara otomatis akan menguntungkan keduanya, 3) pengelola TPI harus cros cek ulang tentang tupoksi dan pelelangan ikan yang meraka buat. Sehingga pihak nelayan dan pihak TPI sama-sama untung, dan 4) manajeman pelelangan ikan harus di atur ulang. Fungsi stabilator di TPI harus berjalan kembali, serta sistem lelang harus diefektifkan, karena semua itu memerlukan sebuah perbaikan manajeman penyelenggaraan pelelangan ikan yang baik agar pelelangan ikan dapat berjalan secara aman, tertib dan lancar..

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas; Retribusi dan Lelang Ikan
Subjects: Sosial > Ilmu Ekonomi > Produksi dan Industri
Divisions: Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam > Prodi Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 09 Oct 2017 03:12
Last Modified: 09 Oct 2017 03:12
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1801

Actions (login required)

View Item View Item