MANAJEMEN PEMBELAJARAN SISWA PADA PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS (STUDY KASUS DI PLK BIMA SAKTI DESA CANGKRING KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN DEMAK TAHUN 2017)

LUSIYANTI, LUSIYANTI (2017) MANAJEMEN PEMBELAJARAN SISWA PADA PENDIDIKAN LAYANAN KHUSUS (STUDY KASUS DI PLK BIMA SAKTI DESA CANGKRING KECAMATAN KARANGANYAR KABUPATEN DEMAK TAHUN 2017). Masters thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
1. COVER1.pdf

Download (4MB)
[img] Text
2. ABSTRAK WATERMARK.pdf

Download (2MB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (8MB)
[img] Text
4. BAB I R.pdf

Download (4MB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (4MB)
[img] Text
6. BAB III R.pdf

Download (4MB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (4MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (4MB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Karakteristikpeserta didik korban konflik Etnis Papua di PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. 2) Perencanaan pembelajaran siswa korban konflik Etnis Papuadi PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. 3) Pelaksanaan pembelajaran siswa korban konflik Etnis Papuadi PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak. 4) Evaluasi pembelajaran siswa korban konflik Etnis Papuadi PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field Research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Adapun data informan meliputi: kepala sekolah, guru, pegawai Dinas Dikpora, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan: observasi, wawancara dan dokumentasi, dan teknik analisis data yang digunakan dengan analisis kualitatif. Perencanaan pembelajaran siswa korban konflik Etnis Papuadi PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak dapat dikatakan cukup baik, karena perencanaan pembelajaran meliputi: tahap prainstruksional, tahap intruksional dan tahap evaluasi tindak lanjut. Tahap prainstruksional dilakukan untuk merancang perencanaan pembelajaran. Tahap intruksional dilakukan untuk merencanakan langkah-langkah dalam pelaksanakan pembelajaran, dan tahap evaluasi tindak lanjut ini perencanaan tentang bentuk-bentuk evaluasi yang digunakan dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran siswa korban konflik Etnis Papuadi PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak cukup baik.hal tersebut dilaksanakan sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses yang meliputi langkah: pendahuluan, kegiatan inti yang terdiri dari elaborasi, eksplorasi dan konfirmasi, dan kegiatan evaluasi. Evaluasi pembelajaran siswa korban konflik Etnis Papuadi PLK Bima Sakti di Desa Cangkring Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak menggunakan bentuk tes yaitu tes tertulis terdiri dari pilihan gandan, isian dan uraian, sedangkan bentuk non tes berupa penilaian sikap atau observasi. Bentuk-bentuk evaluasi tersebut dilakukan pada penilaian formatif dan sumatif

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Manajemen Pembelajaran
Subjects: Sosial > Pendidikan
Divisions: Pasca Sarjana > Prodi Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 12 Oct 2017 01:53
Last Modified: 12 Oct 2017 01:53
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/1843

Actions (login required)

View Item View Item