POLA PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN BAGI SANTRI YANG SEDANG DALAM PROSES PENYEMBUHAN GANGGUAN KEJIWAAN (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUN NASYI’IN ASH-SHIDDIQIYYAH DESA DADAPAN KECAMATAN SEDAN KABUPATEN REMBANG)

Astuti, Dwi Yuni (2016) POLA PEMBELAJARAN BACA TULIS AL-QUR’AN BAGI SANTRI YANG SEDANG DALAM PROSES PENYEMBUHAN GANGGUAN KEJIWAAN (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUN NASYI’IN ASH-SHIDDIQIYYAH DESA DADAPAN KECAMATAN SEDAN KABUPATEN REMBANG). Masters thesis, STAIN Kudus.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (749kB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (159kB)
[img] Text
4. DAFTAR ISI.pdf

Download (148kB)
[img] Text
5. BAB I.pdf

Download (306kB)
[img] Text
6. BAB II.pdf

Download (471kB)
[img] Text
7. BAB III.pdf

Download (166kB)
[img] Text
8. BAB IV.pdf

Download (506kB)
[img] Text
9. BAB V.pdf

Download (88kB)
[img] Text
10. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (99kB)

Abstract

Tujuan penelitian dalam skripsi ini yaitu untuk mengetahui pola pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi santri yang sedang dalam proses penyembuhan gangguan kejiwaan, untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam proses pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi santri yang sedang dalam proses penyembuhan gangguan kejiwaan, dan untuk mengetahui hasil pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi santri yang sedang dalam proses penyembuhan gangguan kejiwaan. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, interview dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verification. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung mulai tanggal 22 februari 2016 sampai tanggal 22 maret 2016. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Pola pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi santri yang sedang dalam proses penyembuhan gangguan kejiwaan di pondok pesantren Roudlotun Nasyi’in Ash-Shiddiqiyyah yaitu untuk waktunya ada kelas khusus seminggu 3 kali senin, rabu, sabtu jam 08.30-10.00 WIB. Metodenya menggunakan metode qiro’ati sebagai metode utamanya dan metode bermain gambar, bernyanyi, keteladanan, pembiasaan sebagai metode penunjangnya. Bentuk pengajarannyajugamasih sederhana hanya menggunakan media papan tulis dan jilid.Faktor pendukung dalam pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi santri yang sedang dalam proses penyembuhan gangguan kejiwaan yaitu adanya figur seorang pengasuh yang menjadi teladan bagi santri, adanya kerjasama antara sesama guru yang memantau santri, adanya sarana dan prasarana yang mendukung sehingga menunjang proses pembelajaran, adanya lingkungan pondok dan masyarakat yang mendukung,dan adanya program yang terarah. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurang disipilin baik guru maupun santri, kurang perhatian dan kerjasama dari sebagian orang tua santri, keterbatasan waktu, keterbatasan media ajar, kurangnya pengetahuan psikologi anak.Hasil pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an bagi santri yang sedang dalam proses penyembuhan gangguan kejiwaan di pondok pesantren Roudlotun Nasiyyin Ash-Shidiqiyah yaitu sudah dapat dikatakan berhasil. Karena sudah ada santri yang mencapai jilid 3 dan 4 untuk qiro’ati jenis TK dan bacaannya itu sudah bergandeng-gandeng seperti dalam Al-Qur’an. Meskipun membacanya belum memakai tajwid dan makhraj huruf, hanya panjang pendeknya saja

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pola pembelajaran; Baca Tulis Al-Qur’an; Santri gangguan jiwa.
Subjects: Sosial
Sosial > Pendidikan
Sosial > Pendidikan > Psikologi Pendidikan
Sosial > Pendidikan > Bimbingan dan Penyuluhan Siswa, Konseling
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 04 Dec 2016 07:56
Last Modified: 04 Dec 2016 07:56
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/230

Actions (login required)

View Item View Item