PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DALAM MEMBANGUN DAN MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO DI DESA KIRIG (Studi Kasus pada LKMS Assa Berkah Sejahtera Kirig Mejobo Kudus)

MAWADDAH, MAWADDAH (2018) PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH DALAM MEMBANGUN DAN MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO DI DESA KIRIG (Studi Kasus pada LKMS Assa Berkah Sejahtera Kirig Mejobo Kudus). Undergraduate thesis, IAIN KUDUS.

[img] Text
1. COVER.pdf

Download (21MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (1MB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (1MB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (1MB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (3MB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (1MB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (1MB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Tujuan penelitian: Pertama, Untuk mengetahui pelaksanaan pembiayaan dan pemberdayaan masyarakat pada LKM Syariah Assa Berkah Sejahtera. Kedua, untuk menganalisis mengapa LKM Syariah Assa berkah Sejahtera belum maksimal dalam membangun dan mengembangkan usaha mikro di desa Kirig. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka penelitian menggunakan jenis penelitian field research atau penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data sekunder berasal dari buku panduan operasional LKM Syariah. Kemudian dilakukan uji kebsahan data dan proses analisis data yang dilaksanakan dengan melakukan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, pelaksanaan pembiayaan di LKM Syariah Assa Berkah Sejahtera dilaksanakan melalui tiga akad yaitu qardul hasan, murabahah, dan mudharabah yang di salurkan pada semua anggota sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh LKM Syariah Assa Berkah Sejahtera, pembiayaan yang disalurkan tergolong pembiayaan jangka pendek karena masa pengembalian kurang dari satu tahun yaitu hanya 40 minggu, kegunaan pembiayaan untuk tujuan produktif dan komersial hanya sebesar 10 % dan lebih dominan untuk tujuan konsumtif dan sosial, pembayaran angsuran dilaksanakan dengan sistem tanggung renteng. Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan dengan pendekatan partisipasi dan pengorganisasian masyarakat melalui pembentukan Kelompok Usaha Masyarakat sekitar Pesantren Indonesia (KUMPI), prosedur pemberdayaan dilaksanakan dengan Pelatihan Wajib Kelompok (PWK) dan Halaqoh Mingguan (Halmi) yang dilaksanakan berdasarkan prosedur operasional LKM Syariah. Kedua, Usaha mikro di desa Kirig belum dapat dibangun dan dikembangkan secara maksimal oleh LKM Syariah Assa Berkah sejahtera dikarenakan mentalitas anggota binaan yang masih lemah, anggota masih bergantung dengan penghasilan lama, keinginan untuk sukses secara instan, kurangnya kedisiplinan anggota baik dalam mengikuti program maupun pembayaran angsuran pembiayaan, kurangnya staf yang dimiliki oleh LKM Syariah dan tugas ganda para Staf yang menyebabkan kurang maksimal dalam melaksanakan kegiatan sesui program.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: LKM Syariah; Pembiayaan; Pemberdayaan Masyarakat; Usaha Mikro
Subjects: Sosial > Ilmu Ekonomi
Sosial > Ilmu Ekonomi > Ekonomi Keuangan
Divisions: Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam > Prodi Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 29 Mar 2019 02:41
Last Modified: 29 Mar 2019 02:41
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/2312

Actions (login required)

View Item View Item