ANALISIS PERBANDINGAN PENGELOLAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKM-A) GAPOKTAN MAKMUR LESTARI DAN MARGO TANI KECAMATAN WEDARIJAKSA KABUPATEN PATI

ARIYANTI, ENY (2017) ANALISIS PERBANDINGAN PENGELOLAAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO AGRIBISNIS (LKM-A) GAPOKTAN MAKMUR LESTARI DAN MARGO TANI KECAMATAN WEDARIJAKSA KABUPATEN PATI. Undergraduate thesis, STAIN KUDUS.

[img] Text
1. BAGIAN DEPAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2. ABSTRAK.pdf

Download (864kB)
[img] Text
3. DAFTAR ISI.pdf

Download (873kB)
[img] Text
4. BAB I.pdf

Download (886kB)
[img] Text
5. BAB II.pdf

Download (957kB)
[img] Text
6. BAB III.pdf

Download (887kB)
[img] Text
7. BAB IV.pdf

Download (1MB)
[img] Text
8. BAB V.pdf

Download (879kB)
[img] Text
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (864kB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka untuk mengetahui dan menganalisis Perbandingan Pengelolaan Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A) Gapoktan Makmur Lestari dan Margo Tani. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan komparasi menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah pengelola masing-masing LKM-A Gapoktan, diperkuat dengan informan yang terdiri dari nasabah masing-masing gapoktan. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa (1) Praktik pengelolaan LKM-A Gapoktan Makmur Lestari dari 10 aspek, ada 2 aspek yang tidak dilakukan secara maksimal yakni pengendalian penyaluran dana dan pengawasan pembiayaan (2) Praktik pengelolaan LKM-A Gapoktan Margo Tani dari 10 aspek, ada 5 aspek yang tidak dilakukan secara maksimal yakni pengendalian penyaluran dana, pencatatan pembukuan, analisa kelayakan, pengawasan dan pembinaan (3) Pengelolaan LKM-A Gapoktan Makmur Lestari lebih baik dibandingkan Margo Tani hal ini dikarenakan pengelola LKM-A Gapoktan Makmur Lestari telah cukup mumpuni dan paham dalam hal manajemen pengelolaan. Temuan lain adalah sarana dan prasarana yang dimiliki cukup lengkap. Sedangkan pengelola di LKM-A Gapoktan Margo Tani belum mumpuni dalam hal manajemen pengelolaan dan sarana prasarana yang dimiliki belum cukup untuk menunjang kegiatan operasionalnya dan masih adanya persepsi dari anggota bahwa PUAP merupakan dana hibah. (4) Kendala yang dihadapi LKM-A Gapoktan Makmur Lestari adalah belum efektifnya pendampingan dan lemahnya perekonomian masyarakat. Sedangkan kendala yang dihadapi LKM-A Gapoktan Margo Tani adalah keterbatasan SDM, adanya persepsi negatif pengelola dalam menjalankan pembinaan usaha, keterbatasan sarana dan prasarana, lemahnya perekonomian masyarakat, dan adanya persepsi dari petani bahwa PUAP adalah dana hibah. Setelah melihat hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pentingnya penyiapan SDM yang kapabel dan kelengkapan sarana dan prasarana lembaga sehingga dapat meningkatkan kinerja dan menjadikan LKM-A berkelanjutan, dan pengubahan mindset bahwa PUAP bukan merupakan dana hibah.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Lembaga Kuangan Mikro Agribisnis; Gapoktan; Managemen Pengelolaan
Subjects: Sosial > Ilmu Ekonomi
Sosial > Ilmu Ekonomi > Ekonomi Keuangan
Divisions: Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam > Prodi Ekonomi Syariah
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 10 May 2019 07:01
Last Modified: 10 May 2019 07:01
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/2559

Actions (login required)

View Item View Item