PEMIKIRAN IMAM NAWAWI TENTANG ETIKA DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN (Studi Analisis pada Kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an)

SHIFWAH, NAILA (2017) PEMIKIRAN IMAM NAWAWI TENTANG ETIKA DALAM MENGHAFAL AL-QUR’AN (Studi Analisis pada Kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an). Undergraduate thesis, STAIN KUDUS.

[img] Text
1. Cover- Daftar Pustaka.pdf

Download (18MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1. Untuk mengetahui pemikiran Imam Nawawi tentang etika dalam menghafal Al-Qur’an pada kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an. 2. Untuk mengetahui relevansi pemikiran Imam Nawawi tentang etika dalam menghafal Al-Qur’an pada kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an terhadap pendidikan Islam kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penyusunannya, skripsi ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yakni penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data/informasi dari berbagai kepustakaan baik yang terdapat di perpustakaan atau tempat lain seperti buku-buku, majalah, bahan dokumentasi, surat kabar, internet, dan sebagainya. Dalam analisis datanya, menggunakan metode hermeneutik untuk menganalisis data yang ada dalam Kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an melalui interpretasi. Adapun untuk mendapatkan kesimpulan akhir dari proses analisa data, peneliti menggunakan pola pikir penarikan kesimpulan secara induktif, yaitu pola pikir yang bertitik tolak pada sejumlah kasus khusus untuk sampai pada suatu rumusan umum sebagai hukum ilmiah. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa pemikiran Imam Nawawi tentang etika dalam menghafal Al-Qur’an pada Kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an yaitu meliputi etika orang yang mempelajari Al-Qur’an, etika para penghafal Al-Qur’an dan etika dalam membaca Al-Qur’an. Ada beberapa pemikiran beliau tentang etika dalam menghafal Al-Qur’an yang kurang relevan dalam pendidikan Islam kontemporer antara lain; etika pelajar untuk mengucapkan salam kepada hadirin yang berada di majelis dan guru, etika datang belajar kepada pendidik di pagi hari, tidak diperkenankan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber penghasilan, dan etika dalam membaca Al-Qur’an kecuali dalam ikhlash dan keadaan suci ketika membaca. Pemikiran beliau perlu dikontekstualkan dengan kondisi sekarang ini, agar dapat diaplikasikan dalam pendidikan Islam kontemporer dengan tepat tanpa mengubah konsep pendidikan Islam kontemporer yang telah dirancang dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Etika; Menghafal Al-Qur’an; Kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an
Subjects: Filsafat, Dakwah, Pendidikan dan Pembaharuan Islam > Pendidikan Islam
Divisions: Jurusan Tarbiyah > Prodi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Perpustakaan STAIN Kudus
Date Deposited: 20 May 2019 06:33
Last Modified: 20 May 2019 06:33
URI: http://eprints.stainkudus.ac.id/id/eprint/2583

Actions (login required)

View Item View Item